Apa Itu Kurikulum Merdeka? Yuk, Simak Penjelasannya!

Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbud Ristek) Nadiem Makarim resmi meluncurkan Kurikulum Merdeka. Sebelumnya, Kurikulum ini dikenal dengan nama Kurikulum Prototipe untuk Sekolah Penggerak.

kurikulum merdeka


Pengertian Kurikulum Merdeka

Kurikulum Merdeka adalah kurikulum yang bertujuan untuk mengasah minat dan bakat para siswa sejak dini dengan berfokus pada materi esensial, pengembangan karakter, dan kompetensi peserta didik.

Kurikulum Merdeka ini sudah diuji coba di 2.500 sekolah penggerak. Selain di sekolah penggerak, Kurikulum Merdeka juga sudah digunakan di sekolah lainnya. Menurut data dari Kemdikbud Ristek, untuk sampai saat ini sudah ada 143.265 sekolah yang sudah menggunakan Kurikulum Merdeka. Jumlah tersebut pastinya akan terus meningkat seiring mulai diberlakukannya Kurikulum Merdeka pada tahun ajaran 2022/2023 di jenjang pendidikan mulai dari TK, SD, SMP, hingga SMA.

Menurut Kemdikbud Ristek, rencananya, Kurikulum Merdeka akan dijalankan sebagai opsi tambahan terlebih dahulu selama tahun 2022 sampai dengan 2024 dalam rangka pemulihan pembelajaran pasca pandemi corona (covid-19). Nantinya, mulai dari tahun 2024 diharapkan Kurikulum Merdeka ini sudah bisa secara penuh di implementasikan secara nasional. Di tahun 2024 Kemdikbud Ristek akan mengkaji ulang mengenai imlementasi Kurikulum Merdeka ini berdasarkan evaluasi selama masa pemulihan pembelajaran.

Jadi, untuk saat ini, sekolah sudah mulai bisa mengimplementasikan Kurikulum Merdea secara bertahap sesuai dengan kesiapan dari masing-masing sekolah. Jika, masih ada sekolah yang belum siap untuk menerapkan Kurikulum Merdeka, maka sekolah tersebut masih diperbolehkan untuk menggunakan Kurikulum 2013 dan Kurikulum Darurat, sampai seklohanya siap. Kemdikbud Ristek menyerahkan kewengan kepada kepala sekolah dan guru dari masing-masing sekolah untuk memilih kurikulum mana yang akan digunakan 

Karakteristik Kurikulum Merdeka

Adapun yang menjadi sebagai karakteristik utama dari Kurikulum Merdeka adalah sebagai berikut:

1. Pembelajaran Berbasis Projek

Untuk pengembangan soft skills dan karakter sesuai profil Pelajar Pancasila.

2. Fokus Pada Materi Esensial

Sehingga akan ada waktu yang cukup untuk pembelajaran yang lebih mendalam bagi kompetensi dasar seperti literasi dan numerasi.

3. Fleksibelitas Bagi Guru

Untuk melakukan pembelajaran yang terdiferensiasi sesuai dengan kemapuan siswa dan melakukan penyesuaian dengan konteks muatan lokal.

Perubahan Kurikulum Pada Kurikulum Merdeka

Kemdikbud Ristek menyatakan beberapa perubahan kurikulum dari kurikulum sebelumnya, yakni Kurikulum 2013 ke Kurikulum Merdeka, adapun perubahannya adalah sebagai berikut:

1. Perubahan di Jenjang SD

Mapel IPA dan IPS digabungkan.

Mata pelajaran Seni sebagai mapel keterampilan.

2. Perubahan di Jenjang SMP

Mata pelajaran Informatika menjadi mata pelajaran wajib.

Mata pelajaran Prakarya menjadi salah satu pilihan bersama mata pelajaran Seni (Seni Musik, Seni Tari, Seni Rupa, Seni Teater).

3. Perubahan di Jenjang SMA

Tidak ada penjurusan di jenjang SMA.

Siswa akan memilih mata pelajaran kelompok pilihan di Kelas 11 dan 12 sesuai minat dan bakatnya dengan panduan guru BK (Bimbingan Konseling).

Siswa diperbolehkan untuk mengganti pilihan mata pelajaran di kelas 12 namun tidak disarankan.

Untuk informasi lebih lanjut mengenai Kurikulum Merdeka, Anda dapat langusng mendownload materi pemaparan Mendikbud Ristek Episode Ke-15: Kurikulum Merdeka dan Platform Merdeka Mengajar.

Referensi:

Dilansir dari berbagi sumber.

Next Post Previous Post
No Comment
Add Comment
comment url