Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Macam-macam Najis dan Cara Membersihkannya

Secara bahasa najis dapat diartikan sebagai segala sesuatu yang dianggap kotor meskipun suci. Jika dilihat dari arti harfiahnya maka apapun yang dianggap kotor masuk dalam kategori najis, seperti  ludah, ingus, sperma, dan lain sebagainya. Sedangkan secara istilah najis adalah segala sesuatu yang dianggap kotor yang menyebabkan tidak sahnya ibadah sholat.

macam-macam najis dan cara membersihkannya


Macam-macam Najis dan Cara Membersihkannya

Dalam Kitab Safinatun Naja karya Syaikh Salim bin Samir Al-Hadrami disebutkan bahwa ada 3 macam najis, yaitu:

1. Najis Mughalladah (Najis Berat)

Najis Mughalladah merupakan najis yang paling tinggi tinggkatannya. Najis ini di kategorikan sebagai najis berat karena memerlukan perlakuan khusus dalam membersihkannya. Contoh dari najis mughalladah diantaranya adalah terkena anjing atau menyentuh anjing anjing dan terkenan babi atau menyentuh babi baik itu secara sengaja maupun tidak senagaja

Cara membersihkan Najis Mughalladah

Karena najis ini merupakan najis berat, maka memerlukan cara khusus dalam membersihkannya. Untuk dapat membersihkan najis jenis ini kamu diharuskan mencuci bagian yang terkan najis sebanyak 7 kali. salah satunya dengan menggunakan tanah, setelah hilang ayin (benda)yang najis.

2. Najis Mukhaffafah (ringan)

Najis Mukhaffafah merupakan najis tingkatannya paling rendah atau ringan. Contoh dari mukhaffafah adalah air kencing bayi laki-laki yang belum makan, kecuali susu dari ibunya dan berusia dibawah 2 tahun. 

Cara membersihkan Najis Mukhaffafah

Karena najis ini tergolong najis ringan jadi cara membersihkannya cukup mudah karena tidak memerlukan cara khusus. Cara mensucikan najis jenis ini adalah memercikan air sebanyak satu kali percikan pada bagian yang terkena najis.

3. Najis Mutawassithoh (sedang)

Najis mutawassithah merupakan najis yang tingkatannya sedang. Contoh dari najis ini diantaranya adalah kotoran manusia, kotoran binatang, bangkai binatang (selain bangkai ikan dan belalang), darah, nanah, dan air kencing.

Najis Mutawassithoh dibedakan menjadi dua jenis, yaitu najis ‘Ainiyah dan najis hukmiyah.

  • Najis ‘ainiyah adalah najis sedang yang terlihat bentuk, rasa, dan tercium baunya.
  • Najis hukmiyah adalah najis sedang yang tidak terlihat bentuknya, seperti bekas air kencing dan minuman keras.

Cara membersihkan Najis Mutawassithoh

Ada berbagai cara untuk menghilangkan najis ini supaya tidak tersisa warna. rasa, dan baunya. Najis jenis ini bisa dibersihkan dengan cara menyiram, mencuci, dan menyikatnya menggunakan sabun dan alat pembersih lainnya. Jika seteelah dibersihkan najis tersebut sudah tidak tersisa warna, rasa, dan baunya, maka bagian yang terkena najis sudah dianggap suci.

Itulah macam-macam najis dan cara membersihkannya. Terima kasih, semoga bermanfaat.

Referensi:

Dilansir dari berbagai sumber

Pijaria
Pijaria Merupakan blog referensi edukasi dan informasi